Tags

,

Daerah Gw Karanganyar Solo Jawa tengah, sebuah kota kecil dengan Panorama Indah, halah malah cerita panorama. Anda semua pastinya sudah tak asing lg dengan Budaya yg ada di Indonesia ini, ada istilah yg mengacu pada kelangsungan hidup suatu individu, karena istilah itu menyangkut gaji ataupun uang bulanan, istilah tersebut bernama “Tanggal Enom & Tanggal Tuo atau bahasa Indonesianya Tanggal muda & tanggal Tua” tanggal muda berarti antara awal bulan sampai pertengahan bulan, yg berarti baru menerima gaji, Tanggal Tua adalah tanggal pertengahan bulan sampai akhir bulan, nah disaat inilah yg paling dibenci kebanyakan Individu Indonesia (terutama Budak-Budak Gajian, seperti Gw juga,..hehehehe) karena di tanggal ini semua gaji telah terkuras habis n ga jarang harus pinjem sana-sini buat nerusin hidup.

Nah hal yg kayak gini juga terjadi Pada Bapak Polisi pelindung hukum tercinta, maaf-maaf aja nih ye kalo ada yg tersinggung, tapi ini dah jadi rahasia Umum: Tiap Pertengahan Bulan – Akhir Bulan, atawa kita sebut saja Tanggal Tua, maka Operasi Kendaraan Bermotor pasti lebih gencar dilaksanakan. Sebagai contoh ya gw ambil dari Kota Gw Karanganyar Solo, beberapa hari ini gencar banget operasi/Razia kendaraan bermotor. Tepatnya didaerah selatan Taman Pancasila, gila nih razia tiap hari ada. Yg bikin gw agak gimana gitu yah nih operasi aneh banget, soalnya yg diRazia tu dipilih-pilih, aturan kalau memang tu Razia resmi yah semua diberhentikan dong, trus diperiksa kelengkapan dll-nya. Nah ini yg ditangkep dipilih-pilih yg bakal kena Tilang banyak, terutama sasaran empuknya anak-anak sekolahan. System kerjanya salah satu Bapak Polisi menjadi pengawas, membawa Megaphone, trus dia yg milih-milih, teriak deh pake Megaphone: “yah baju biru….Helm Kuning Tangkep…..Yg boncengin ibu-ibu tangkep juga…” tu kan, dipilihin…??

Yg pasti kejadian kayak gini banyak terjadi di Seantero Indonesia, setiap akhir bulan terjadi Razia dari kepolisian, entah itu Resmi atau Ide dari masing2 Individu petugas gw ga tau, yg jelas pasti Anda-Anda semua dah ngerti dong kebenarannya, ini bukan Rahasia lagi. Penegak hukum kita mencari penghasilan tambahan dengan cara seperti itu, lah gimana Indonesia mo Maju…? Tapi sebenarnya memang bukan sepenuhnya salah Petugas mereka harus melakukan kayak gitu. Penjual akan muncul jika ada konsumen, nah itu dia., kita sebagai Pemakai Kendaraan Bermotor juga yg seringnya memancing Petugas, sebagian besar pengendara yg kegep & ketangkep razia memilih menyerahkan sejumlah uang kepada petugas daripada harus mengikuti sidang. Biar mereka ga repot-repot harus ngikutin sidang, biar bisa langsung cabuuuuttt….

Ketika Gw nulis inipun, operasi masih sering terjadi Di Selatan Taman Pancasila Karanganyar Solo Jawa Tengah Indonesia. Banyak yg kena Tilang, termasuk teman-teman gw sendiri. Oh, kapankah semua ini akan berakhir. Budaya mencari penghasilan tambahan diakhir bulan dengan cara ngobyek mencari tilang dijalan. Mending cari penghasilan tambahan seperti teman Gw, jual tempe goreng kek, bahkan ada yg nyambi Tambal Ban. Dan marilah kita mulai dari diri kita sendiri selaku pengguna kendaraan bermotor: Seandainya terkena Razia Lalu surat-surat Atau Kelengkapan Motor anda ga komplit, pilihlah untuk mengikuti sidang. Jangan menyerahkan sejumlah uang kepada petugas.

Advertisements