Arsip untuk ‘musik’ Kategori

Tentang Lagu Pearl Jam “Jeremy”

Januari 7, 2008

Tentang Alienisasi, kesepian, pemberontakan, bunuh diri, kekerasan. Lagu ini terinspirasi oleh cerita tragis Jeremy Wade Delle. Pada 8 January 1991, Jeremy Wade Delle, siswa Richardson High School Negara Bagian Dallas, terlambat mengikuti Periode Kedua kelas Inggris. Masalah Jeremy tersebut dikirim kebagian kantor Administrasi sehingga Jeremy tidak boleh mengikuti sekolah. Namun Jeremy kembali dengan Magnum 357. Ia hanya berbicara Sebuah Kalimat pendek dengan suara pelan “Miss, I Got what I really went for”-dan kemudian, Teman-teman sekelasnya menyaksikan adegan mengerikan, saat Jeremy meletakkan Pistol tersebut kedalam mulutnya dan menarik pelatuknya.

Membicarakan tentang Jeremy, Vedder menjelaskan “Aku Melihat Paragraf kecil didalam sebuah Koran tentang nama seorang anak, nama pertamanya Jeremy. Dia menembak dirinya sendiri didepan Kelas Pelajaran Inggris, lalu Aku Menulis, Aku bermaksud untuk menulis lagu malam itu, aku pikir Aku Menduga-duga apa yang terjadi? Aku menduga-duga mengapa dia melakukannya..” Vedder menjelaskan ada sumber lain yang menjadi inspirasi baginya untuk menulis lagu Jeremy. “Aku mengetahui sesorang di Smu, di San Diego, California, Dia Melakukan hal yang sama, hanya saja, tidak mengakhiri hidupnya tapi menembaki ruang Oceanography…Jadi Lagu ini sedikit bercerita tentang seorang anak yang bernama Jeremy dan juga sedikit bercerita tentang seorang anak Bernama Brian. Tentang hal-hal yang Kuketahui dan tak Kuketahui…Aku selalu berpikir tentang Jeremy saat aku menyanyikan lagu itu..”

Pada Tahun 1993 di Rockline Interview Vedder menjelaskan lagu & Video Jeremy menunjukkan Kekerasan yang terjadi pada generasi Muda. “Beberapa Anak Melakukannya. Aku tidak merekayasanya dalam lagu itu, karena semua adalah Fakta. Semua datang dari sebuah paragraf kecil di Koran yang berarti Kau membunuh Dirimu sendiri dan Kau membuat Pengorbanan yang amat besar dan mencoba mendapatkan balas dendammu. Padahal semua hanya akan berakhir di sebuah paragraf kecil disebuah koran..dunia akan terus berjalan sementara hidupmu berakhir. Balas Dendam terbaik bukanlah dengan cara mengakhiri hidup, tapi dengan cara melanjutkan hidup dan membuktikan dirimu sendiri. Menjadi lebih Kuat dari orang lain. Dan kemudian Kau akan kembali jadi seorang yang lebih baik….”

*ArisDeGrungiesCat

Shocking Blue: Band Penyanyi Lagu “Love Buzz”

Januari 7, 2008

Ada yang suka Lagu Nirvana yg judulnya “Love Buzz”? pastinya yg ngaku anak Grunge dah ga asing lagi donk dengan lagu yg masuk di Album Bleach ini, pasalnya ni lagu gampang banget diingat liriknya, lah cuma 5 baris sih. lagu Dengan distorsi dan riff2 gitar yg kerasa banget kotornya ini biar musiknya susah dicerna tapi mudah diingat lah…….

pastinya pada tau donk siapa pencipta lagu ini? buat yg ngertinya “Grunge itu Nirvana” pasti nebak2 “ni Lagu ciptaan Kurt Cobain kan…..???…siapa Lagi?”

tapi buat yang “Grunge beneran” dan punya or paling ga pernah dengerin album Bleach, pasti tau kalo pencipta Lagu Love Buzz tu “Robby Van Leuween”

tapi siapa ya Robby Van Leuween itu….????

Robby van Leuween adalah anggota dari satu band Blues asal Belanda yg Punya nama “Shocking Blue” belum pernah denger?

ya pastinya blom brur, pasalnya ni Band exist taon 70-an. berdiri pada taon 1967, band ini terdiri dari Robby Van Leuween: Gitar, Fred De Wilde: Vocals, Klasjee Van Der Wall: Bass, Cornelius Van Der Beek: Drum….Namun pada perjalanannya Vokalis ni band diganti ma Mariska Veres, cewek tu………

lagu mereka yg cukup ngehits n ngebawa mereka ke jalur internasional judulnya “Venus” mereka dah nelurin banyak album Dude (tapi kok gw tetep baru denger mereka ya?)

Nah kembali ke Lagu Love Buzz tadi ya. Love Buzz ada di album Shocking Blue yg judulnya “At Home” pas di album ini vokalisnya dah diganti si-Mariska Veres. cewek loh, jadi versi asli lagu Love Buzz tu dinyanyiin ma cewek, aransemennya yah tau ndirilah sound-sound 70-an kayak gimana. terasa kental banget Lick2 Blues di lagu ini + Dengan tambahan Instrumen “Sitar”. yupz, Pada lagu Love Buzz asli ada suara Sitar. pokoknya ga kayak Love Buzz yg dah diaransemen Kurt dah.

masih pada asing dengan Shocking Blue? maklum deh, gw juga baru tau ni. pas gw ngobrak-abrik kaset temen gw gitu, eh ada kasetnya Shocking Blue, katanya punya Om dia gitu. eh gw liat2 ada lagu Love Buzz, penasaran gw dengerin. lah ni lagu jadul banget……..

trus kira2 kenapa yah Kurt Mutusin buat ngecover lagu ini trus masuk ke album Bleach? well, maybe kasusnya kayak lagu Season In The Sun. lagu yg Kurt Suka, ya dia Oprek deh….

Yg masih penasaran silakan cari di Wikipedia saja……..

Stiker 50 tahun Indonesia Merdeka Nyasar Di Gitar Nick Zinner Gitaris “Yeah Yeah Yeahs”: Mempertanyakan Nasionalisme Kita.

Januari 7, 2008

Sekedar buat yang belum tahu band yang punya nama Yeah Yeah Yeahs, berikut gw kasi sedikit cerita tentang mereka. Mereka terbentuk karena kepopuleran The Stroke dan beberapa grup garage lainnya. Trio asal New York yang terdiri dari sang vokalis, Karen O, gitarisnya Nicolas Zinner, dan drummer Brian Chase. Awal terbentuknya sebenarnya adalah pas Karen O ketemu Chase di Oberlin College yang ada di Ohio dan kebetulan juga ketemuan bareng Zinner (lewat perkenalan dengan teman).

Setelah pindah ke N.Y.U. Zinner dan Karen O ngebentuk band di tahun 2000 dan ngerekrut Chase. Yeah Yeah Yeahs nulis beberapa lagu di latihan mereka yang pertama dan tanpa diduga dalam waktu singkat mereka udah manggung (jadi band pembuka tentunya) untuk grup-grup macam Strokes dan White Stripes. Nggak kerasa jadi band pembuka ini berhasil mengumpulkan beberapa penggemar setia dan juga promosi yang baik buat penampilan mereka yang dibilang garage punk dengan gaya arty and sexy itu. Gw suka Yeah Yeah Yeahs karena mereka unik, cuma bertiga tanpa bassist namun Sound bisa tertutupi dengan permainan Gitar Nick Zinner yang Mumpuni. Lo bakal Nemuin Sound Blues, Punk, & Metal di lagu2 mereka. Buat yg penasaran yah cari aja lagu mereka, gw rekomendasikan Lo Dengerin Gold Lion, Cheated Heart, Maps, Y Control.

 

Ok, Enough for the story, sekarang kembali ke bahasan gw, Pada tau ga kalo pada gitar Strato Jepang milik Nick Zinner tertempel Stiker bertuliskan: 50 Tahun Indonesia Merdeka. Koq bisa, mang Nick punya darah Indo apa? Hahahaha, ga sama sekali. Doi asli kelahiran New York Amrik, Nick mengaku sengaja menempelkan Stiker tersebut karena dia cinta mati dengan negara Indonesia, dia mengagumi budayanya, alam, dan semua yg berbau Indonesia. Bahkan saking cintanya Nick dengan Indonesia, doi sempet Ngendon/tinggal di Yogyakarta selama 6 bulan untuk belajar Gamelan disana. Niat banget yah?

 

Ini yg bikin gw rada malu, lha gw ja maybe ga kan sebegitunya. Stiker yg tertempel di Gitar Gw stiker Nirvana, Silverchair. Kagak ada stiker Indonesia Merdeka. Jadi patut dipertanyakan Nasionalisme gw. Maybe Lo semua juga patut dipertanyakan, hehehehe….orang Amrik macam Nick cinta mati ma negeri kita ini, sementara kita sendiri selalu merasa bangga sok kebarat-baratan.

Yeah yeah yeahs

Melly Goeslaw: Dinobatkan Sebagai “Ratu Soundtrack Indonesia” Kami Rindu Potret

Januari 7, 2008

Melly Goeslaw. siapa yg ga kenal ma artis yg satu ini, anak dari musisi legendaris Melky Goeslaw yg bener2 merajai (eh salah ya gw. Harusnya meratui) panggung musik Negeri. Sudah tak terhitung jumlah lagu yg dia ciptakan (soalnya gw lom pernah ngitung sih) dan kebanyakan lagu ciptaannya jadi hits.

Well, gw pengen bahas Melly Goeslaw karena dia salah satu musisi Multi Talented yg luar biasa. Apalagi dia seorang wanita. Sangat berbakat dalam hal Song writing…

yg hendak gw bahas adalah mengenai Transformasi seorang Melly Goeslaw. dari seorang Melly Goeslaw vokalis Band “Potret” berubah menjadi Melly Goeslaw “Sang Ratu Soundtrack Indonesia”

jujur gw lebih suka Melly goeslaw yg dulu, doi lebih ketara sisi musikalitasnya. Karya2nya lebih berbobot. Beda dengan sekarang, kebanyakan lagu sekarang terlalu pasaran. Dan gitu2 aja, menurut kabar dari sebuah sumber yang kurang terpercaya dan diragukan identitasnya serta kejantanannya. Melly sama sekali ga bisa bermain alat musik. Doi hanya pintar menulis lagu, mereka-reka sebuah nada. Sementara yg membuat musiknya adalah suaminya Anto Hoed.

Coba bandingkan lagu2 Melly ketika Potret masih aktif di blantika musik Negeri, dengan lagu2 Melly sekarang saat dia laris manis bak kacang goreng mengisi Soundtrack, dulu lagu2 Potret lebih nge-Beat, eh lagu Melly sekarang cenderung Ngebosenin. Cuman Stagnan di Syntheziser & sampling2 yg notabene sama melulu. N coba hitung berapa banyak Film Indonesia yg digarap Soundtracknya oleh Melly Goeslaw? Dimulai dari “Ada Apa Dengan Cinta”, kemudian “Eiffel I’m In Love” “Apa Artinya Cinta” lanjut lagi dengan beberapa film lainnya yg terbaru ada Soundtrack pilem “Tentang Dia” “Heart”, “Love Is Cinta” “Butterly” “Ayat-Ayat Cinta”ah lupa gw. Banyak pokoknya.

Lalu kemana Potret? Mana sepak Terjang Band yg membawakan musik Simple namun enak didengar ini? Gw lebih suka Melly goeslaw sebagai Vokalis Potret ketimbang Melly Goeslaw Ratu Soundtrack. Gw ngerasa Melly sekarang terlalu ngejual asal laku. Coz semuanya jadi laku keras, sementara kalo di Potret mungkin terlalu idealis n ga begitu ngejual sehingga dicuekin deh. Kayak kasus Alv band yg terlalu idealis n ga begitu laku. Beda dengan Nugie Solo karier yg agak lebih bisa diterima pasar.

Bagaimanapun juga gw kangen lagu2

kayak Diam, Bagaikan Langit, Salah, dll, dst, dsb.

Kapan Melly kembali ke asal mulanya sebagai vokalis Potret. Kumohon Melly, lepaskan predikatmu sebagai Ratu Soundtrack Pilem Indonesia. Kembalilah menjadi Melly Goeslaw yang dulu….

Kumohon…..

Kumohooonnnnnn…..

kumohooooonnn Melllyyyyy…….